Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Pengumuman Capres Internal, Megawati Minta Petunjuk Allah SWT dan Bicara dengan Jokowi

Riana Rizkia , Jurnalis-Minggu, 26 Februari 2023 |13:53 WIB
 Soal Pengumuman Capres Internal, Megawati Minta Petunjuk Allah SWT dan Bicara dengan Jokowi
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan, jika nanti partainya sudah mengumumkan calon presiden (capres), itu merupakan hasil dari doa dan kontemplasi Megawati Soekarnoputri kepada Allah SWT, serta hasil komunikasi dengan berbagai pihak termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kita percaya untuk calon presiden di partai, diajarkan ada rahmat dari Tuhan yang Maha Kuasa, nanti akan ada juga sinyal dan Ibu Megawati, beliau sosok yang sebelum mau tidur, beliau melakukan doa, memohon petunjuk dari Tuhan yang Maha Kuasa, Allah SWT, berkontemplasi," kata Hasto menjawab wartawan tentang sosok capres yang akan diumumkan PDIP, di Ponorogo, Minggu (26/2/2023).

 BACA JUGA: Lewat Pantun, Ketum PAN Zulkifli Dukung Duet Ganjar-Erick di Pilpres 2024

"Lalu Ibu Mega berdialog dengan Pak Jokowi untuk melihat bagaimana problematika bangsa, bagaimana kepemimpinan ke depan, bagaimana tanggungjawabnya. Setelah kesemuanya dipersiapkan, pada momentum yang tepat, Ibu Megawati akan mengumumkan. Jadi mohon bersabar,” sambungnya.

Lebih lanjut Hasto menjelaskan, jika seorang pemimpin itu berat. Sehingga, partainya akan mencari pemimpin yang tidak hanya mengandalkan pencitraan.

“Yang kita cari adalah pemimpin yang digembleng lahir dan batin, yang rekam jejaknya baik, dan itu lahir dari PDI Perjuangan,” kata Hasto.

 BACA JUGA: PKS Beberkan Alasan Usung Anies Baswedan pada Pilpres 2024

Hasto menekankan, PDIP juga akan mendorong kader partai untuk jadi capres pada Pilpres mendatang. Sebab, kata Hasto, partai akan mengedepankan calon internal.

“Karena tujuan kita berpartai untuk mendorong kader kader partai ditempatkan pada jabatan penting dan strategis setelah dipersiapkan dengan sekolah partai dan penugasan kader kader partai,” kata Hasto.

“Kalau PDI Perjuangan, calonnya dari internal. Kalau partai lain yang sudah mencalonkan, maka kita ada perbedaan. Dan perbedaan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Tak perlu dipertentangkan. Biar rakyat yang menjadi hakim. Biar rakyat yang menentukan pilihannya siapa pemimpin terbaik yang akan melanjutkan kepemimpinan pak Jokowi. Bagi PDI Perjuangan, sejak Bung Karno, Bu Mega, pak Jokowi, dan the next president itu adalah satu kesatuan komitmen bagi masa depan Indonesia raya kita,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement