Sehingga ketika hujan deras turun membuat tanah tidak kuat menahan air yang akhirnya terjadi longsor. Kejadian longsor di wilayah itu juga pernah terjadi pada tahun 2018 lalu yang juga mengakibatkan satu unit rumah mengalami rusak berat dan satu keluarga terpaksa harua diungsikan.
"Untuk rumah yang rusak akibat longsor ini adalah milik Pak Ajo (70) dengan total 10 jiwa yang terdiri dari dua keluarga," sebut Jarot yang didampingi petugas lapangan Rudi Wibiksana
Untuk kerusakan rumahnya, lanjut Jarot, rumah keluarga tersebut mengalami kerusakan di bagian dapur yang terbawa longsor. Selain itu seluruh bangunan rumah juga mengalami retak-retak sehingga dikhawatirkan membahayakan penghuninya. Untuk itu pemilik rumah disarankan mengungsi ke tempat yang aman untuk sementara waktu.
"Kami mengimbau pemilik rumah mengungsi karena di khawatirkan terjadi longsor susulan. Apalagi longsor terjadi dua kali, yaitu Jumat dini hari dan Sabtu pagi tadi," pungkasnya.
(Awaludin)