Apri menjelaskan korban masih dibawah umur sehingga perlu pendampingan dari orang tua ataupun keluarga saat akan melaporkan kepada polisi.
Mengingat makin maraknya kasus pelecehan seksual di transportasi publik, Transjakarta akan selalu berupaya memberikan yang terbaik dalam berikan layanan kepada masyarakat dengan meningkatkan pengamanan di dalam bus dengan meningkatkan kemampuannya sehingga petugas selalu siaga/sigap di lapangan jika dihadapkan pada situasi seperti ini. Sehingga pelanggan merasa aman dan nyaman dalam menikmati layanan Transjakarta.
“Kesiagaan inilah yang terus kami utamakan untuk menghadapi tindakan kejahatan-kejahatan yang terjadi di transportasi umum seperti pelecehan seksual. Kami juga menghimbau kepada pelanggan untuk berani bersuara dan mengambil sikap untuk segera melaporkannya apabila mengalami tindak pelecehan seksual,” ujar Apri.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.