Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pj Gubernur DKI: 600 Warga Mengungsi Imbas Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Dimas Choirul , Jurnalis-Sabtu, 04 Maret 2023 |02:10 WIB
 Pj Gubernur DKI: 600 Warga Mengungsi Imbas Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Pj Gubernur DKI Jakarta Tinjau korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 600 warga mengungsi imbas kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat 3 Maret 2023 malam.

Pejabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengatakan bahwa ratusan pengungsi tersebut ditempatkan di lima lokasi.

"Ada di lima lokasi, kantor Walikota Jakarta Utara, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) , Gelanggang Olahraga (GOR), dan tentunya Kantor Kecamatan dan kantor Palang Merah Indonesia, kira-kira seperti itu," katanya di Posko Koramil 01 Koja, Sabtu (4/4/2023).

Data terkini, sebanyak 13 orang terdiri dari 10 dewasa dan 3 anak-anak dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa merah itu. Ke-13 korban itu saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Baca juga: Aksi Heroik Warga Gotong Jenazah Korban Kebakaran Pertamina Plumpang Sebelum Api Berkobar

Sementara itu, untuk korban luka bakar sekitar 50 orang yang terdiri dari 49 orang dewasa dan 1 anak-anak. Mereka saat ini tengah dirawat di RS Pelabuhan Delapan, RSUD Tugu Koja, RS Mulyasari Sebelas, RSUD Koja dan RS Firdaus.

Baca juga: Selamat dari Kebakaran Pertamina Plumpang, Soka: Allah Masih Sayang

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Rahmat Kristantio memastikan bahwa, meskipun api telah padam di Depo Pertamina namun sebaliknya api masih berkobar di pemukiman warga.

"Pertamina Plumpangnya sudah padam tinggal pendinginan dan dengar tadi dari pihak Pertamina memeriksa pipa yang terbakar jadi istilahnya untuk pertamina sudah aman," Kata Rahmat di lokasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement