Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Tabrakan Tragis Kereta Api Yunani, PM Pastikan Kecelakaan Tidak Akan Terjadi Lagi

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 06 Maret 2023 |08:00 WIB
5 Fakta Tabrakan Tragis Kereta Api Yunani, PM Pastikan Kecelakaan Tidak Akan Terjadi Lagi
Kecelakaan kereta api tragis di Yunani (Foto: AFP)
A
A
A

YUNANIKecelakaan kereta api di Yunani yang menewaskan 43 orang terus menarik perhatian banyak orang. Perdana Menteri (PM) Yunani Kyriakos Mitsotakis berjanji untuk mencari tahu apa yang terjadi dan memastikan kecelakaan itu tidak akan pernah terjadi lagi.

Seperti diketahui, kereta penumpang yang membawa sekitar 350 orang bertabrakan dengan kereta barang saat keluar dari terowongan setelah meninggalkan Kota Larissa pada Selasa (28/2/2023) malam.

BACA JUGA: Kecelakaan Kereta Api Tewaskan 43 Orang, PM Yunani: Disebabkan Kesalahan Manusia

Berikut lima fakta

1. 66 orang dirawat

Enam puluh enam orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka, termasuk enam orang yang dirawat intensif. Juru bicara pemadam kebakaran Vassilis Varthakogiannis mengatakan suhu di dalam gerbong pertama mencapai 1.300C (2.370F). Kondisi ini membuat sulit untuk mengidentifikasi orang-orang yang berada di dalam gerbong.

 BACA JUGA: Tabrakan Kereta Api Tragis Yunani, Penghematan Selama Krisis Ekonomi Dituding Hambat Investasi Kereta Api

2. Hari berkabung nasional

Pemerintah pun mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari. Kereta diketahui sedang melakukan perjalanan dari Athena ke Thessaloniki, yang memiliki populasi siswa yang cukup besar, dan diyakini banyak di dalamnya adalah siswa yang kembali ke sana setelah liburan untuk peminjaman Ortodoks Yunani.

3. Kepala stasiun bertanggung jawab

Polisi mengatakan mereka telah mendakwa kepala stasiun berusia 59 tahun untuk kota Larissa karena menyebabkan kematian karena kelalaian. Kepala stasiun, yang bertanggung jawab memberi isyarat, membantah kedua tuduhan tersebut dan menyalahkan kecelakaan itu karena kesalahan teknis.

Investigasi telah diluncurkan dan polisi mengatakan mereka telah menangkap kepala stasiun lokal di Larissa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement