JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 11 orang meninggal akibat longsor yang terjadi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Senin (6/3/2023). Sementara 47 orang masih dinyatakan hilang akibat kejadian itu.
Hal itu berdasarkan data BNPB per Selasa 7 Maret 2023 pukul 17.00 WIB. Dari 11 korban meninggal tersebut, sebanyak 6 orang telah teridentifikasi.
Sementara 5 luka berat dan 3 luka sedang. Selain itu, sebanyak 1.216 orang mengungsi di empat titik.
“Yang meninggal bertambah jadi 11 orang. Enam orang sudah teridentifikasi,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan resminya.
Kepala BNPB beserta rombongan tim Basarnas sore ini telah tiba di Ranai setelah menempuh penerbangan selama kurang lebih 2 jam 40 menit dari Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta menggunakan pesawat Hercules C-130 TNI AU siang tadi.
Saat tiba di Ranai, cuaca terpantau mendung berawan dengan angin cukup kencang. Menurut otoritas bandara, cuaca seperti itu tidak memungkinkan apabila harus meneruskan perjalanan menuju Serasan yang menjadi lokasi tanah longsor, baik melalui udara maupun jalur laut.
Soal Longsor di Natuna, Ini Analisis Badan Geologi
Menurut pantauan kondisi cuaca dari satelit Himawari, wilayah Natuna-Serasan-Serawak terpantau adanya kumpulan awan hujan dengan indikator warna oranye hingga merah.