Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hati Soekarno Remuk Redam Lihat Romusha: Akulah yang Menyuruh Mereka Berlayar Menuju Kematian

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 09 Maret 2023 |06:17 WIB
Hati Soekarno Remuk Redam Lihat Romusha: Akulah yang Menyuruh Mereka Berlayar Menuju Kematian
Soekarno. (Foto: Istimewa)
A
A
A

HATI Soekarno remuk redam ketika mengetahui tentang betapa tersiksanya para romusha pada masa pendudukan Jepang. Hal itu disampaikan Bung Karno dalam biografi ‘Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia’ yang ditulis Cindy Adams.

Kala itu, ribuan bahkan ratusan ribu nyawa rakyat Indonesia mati dengan cara mengenaskan akibat sistem kerja paksa yang kejam.

Hati Bung Karno tambah remuk karena justru Bung Karno lah awalnya yang ditugasi Jepang mendata dan ‘merayu’ rakyatnya memasuki ranah kerja paksa yang mengerikan itu.

Bung Karno menangis dalam hati. Bung Karno tahu para romusha yang dikirim ke Burma, hampir 99 persen mati. Ada yang mati kelaparan, mati disiksa, mati dipenggal kepalanya, mati di dalam gerbong kereta tertutup yang berisi ribuan romusha. Mereka dipaksa bekerja hingga tinggal kulit pembalut tulang. 

Inilah pernyataan Bung Karno tentang romusha: “Sesungguhnya akulah –Sukarno– yang mengirim mereka kerja paksa. Ya, akulah orangnya. Aku menyuruh mereka berlayar menuju kematian. Ya, ya, ya, ya akulah orangnya. Aku membuat pernyataan untuk menyokong pengerahan romusha. Aku bergambar dekat Bogor dengan topi di kepala dan cangkul di tangan untuk menunjukkan betapa mudah dan enaknya menjadi seorang romusha."

BACA JUGA:

Soekarno Leburkan Semua Organisasi Bersenjata Hadapi Agresi Belanda 

“Dengan para wartawan, juru potret, Gunseikan –Kepala Pemerintahan Militer- dan para pembesar pemerintahan aku membuat perjalanan ke Banten untuk menyaksikan tulang-tulang-kerangka-hidup yang menimbulkan belas, membudak di garis-belakang, itu jauh di dalam tambang batubara dan tambang mas. Mengerikan. Ini membikin hati di dalam seperti diremuk-remuk.”

Dalam buku ‘Total Bung Karno’ karya Roso Daras diceritakan bahwa langkah Bung Karno bukannya tidak menuai protes. Lima mahasiswa kedokteran yang juga aktivis pergerakan segera mendatangi Bung Karno, sesaat setelah gambar Bung Karno bersama romusha dan terkesan mendukung romusha tersebar di mana-mana. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement