Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Barat Terus Kirim Senjata, Konflik di Ukraina Bisa Menjadi Perang Seratus Tahun

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 10 Maret 2023 |15:48 WIB
Barat Terus Kirim Senjata, Konflik di Ukraina Bisa Menjadi Perang Seratus Tahun
Foto: Reuters.
A
A
A

PARIS – Keputusan negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat (AS) dan sekutunya untuk terus memasok senjata ke Ukraina dapat menjadikan konflik menjadi panjang dan brutal. Pemimpin oposisi Prancis, Marine Le Pen memperingatkan konflik di Ukraina dapat berkembang menjadi “Perang Seratus Tahun”, seperti yang terjadi pada akhir abad pertengahan.

“Tidak ada lima puluh solusi yang berbeda; terlepas dari perjanjian damai, sisanya akan buruk. Ukraina tidak akan bisa menang kecuali NATO datang membantunya. Tetapi jika NATO memasuki konflik di pihak Ukraina, seluruh dunia akan berperang. China kemungkinan juga akan memasuki konflik,” kata Le Pen, politikus senior Partai Reli Nasional, dalam sebuah wawancara dengan radio Prancis pada Kamis, (9/3/2023).

"Jika kita terus mengirim senjata - yang tidak kita miliki, omong-omong, merampas pasukan kita sendiri, maka yang kita hadapi adalah Perang Seratus Tahun," kata Le Pen sebagaimana dilansir Sputnik.

Perang Seratus Tahun adalah rangkaian konflik brutal antara Prancis dan Inggris selama Abad Pertengahan, antara 1337 dan 1453. Perang itu merenggut nyawa antara 2,3 dan 3,3 juta orang, dan memuncak dengan hilangnya hampir semua kepemilikan Inggris di benua Eropa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement