JAKARTA - Rokus Bernardus Visser merupakan Komandan pertama Kopassus. Ia seorang mantan Pasukan Khusus Belanda yang bernama Korps Speciale Troepen. Ia mengganti namanya menjadi Mochammad Idjon Djanbi.
Sepak terjangnya dalam dunia militer sudah tidak perlu diragukan lagi. Dengan segudang pengalamannya di bidang militer, hal itulah yang menarik perhatian A. E. Kawilarang dan menunjuknya untuk memipin Kopassus, yang pada saat itu masih bernama Kesatuan Komando Tentara Teritorium-III.
Perjalanan militer Idjon Djanbi dimulai pada saat pecahnya Perang Dunia II. Ia, yang pada saat itu berusia 25 tahun merasa terpanggil untuk membela negaranya yang telah diinvasi oleh Jerman. Ia mendaftarkan dirinya untuk bergabung pada dinas ketentaraan Belanda di Pengasingan Inggris.
Ia pun akhirnya bergabung dengan dinas sukarela tentara sekutu yang ditugaskan untuk berperang melawan Jerman. Tugas pertamanya adalah menjadi sopir Putri Wilhelmina yang memerintah pemerintah pengasingan Belanda di Inggris.