Menyadari hal tersebut, lantas Hafil memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai anggota legislatif. Ia mengaku sempat mendapatkan tawaran dari sejumlah parpol untuk menjadi bagian dari mereka.
Namun, ia mengurungkan hal tersebut dan memilih Perindo karena partai tersebut konsisten memberikan program-program yang pro kesejahteraan masyarakat.
"Setelah saya pelajari, saya dapat konsepnya (Perindo) itu persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan, meningkatkan kelas menengah ke bawah," ujarnya.
Ia mengaku sempat berbincang dengan Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo terkait bonus demografi Indonesia di masa yang akan datang. Menurutnya, perkembangan ekonomi melalui UMKM dinilai cara yang paling jitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.