"Jadi kelihatannya satu masuk, satu lagi nyusul. Cuma semenit, gemboknya dibongkar semenit, jendelanya juga dibongkar semenit, terus yang satu lagi nyusul masuk. Dalam kurun waktu 10 menitan, mereka udah kelihatan keluar lagi udah gotong tas keluar," Tuturnya.
Dari peristiwa pembobolan ini, Kartini mengaku kehilangan sejumlah alat elektronik hingga surat berharga senilai ratusan juta. Ia pun sudah melaporkan hal ini ke Polsek Tanjung Priok.
"Kerugiannya ditotal dalam nilai di atas Rp 100 (juta) lah ya, ada laptop, uang, perhiasan, dan lain-lain. Kita sudah lapor ke Polsek Tanjung Priok, lapor kehilangan. Karena kan kita ngurus kartu-kartu, dokumen kayak SIM, STNK, kartu kredit, dan lain, laptop juga kan punya kantor," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.