RIYADH — Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah mengeluarkan panduan baru untuk menjaga keamanan dan keselamatan peziarah dan jamaah selama 10 hari terakhir Ramadhan. Panduan tersebut mencakup pembaruan dari beberapa instruksi yang diumumkan pada awal Ramadhan, untuk memudahkan pelaksanaan ritual bagi jamaah.
Kementerian telah mengklarifikasi cara untuk mencapai Masjidil Haram, karena jemaah dapat menggunakan bus angkutan umum dari Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) di Jeddah, atau dari tempat parkir mobil ke stasiun angkutan umum di area pusat sekitar Masjidil Haram.
Jamaah juga dapat menggunakan taksi untuk mencapai lokasi terdekat dengan Masjidil Haram, atau tempat tinggal, serta melalui stasiun Haramain dari KAIA ke stasiun Al-Raseefa di Makkah.
Dilansir dari Saudi Gazette, jamaah dapat berjalan kaki dari unit perumahan di area pusat dan lingkungan yang berdekatan dengan Masjidil Haram, atau melalui penggunaan layanan transportasi umum yang terletak di antara tempat parkir mobil di Makkah dan stasiun transportasi umum di area pusat.
Jamaah dapat mencapai Masjidil Haram melalui mobil pribadi yang dikemudikan oleh jamaah non-umrah, yang mengantarkan mereka ke lokasi terdekat dengan masjid atau ke tempat tinggal.