Namun, kata Kent, penanganan mudik Lebaran 2022 perlu juga dilakukan evaluasi agar mudik kali ini dapat berjalan lebih lancar. Seperti mengevaluasi soal kebijakan one way (satu arah) di jalan tol, karena hal itu akan berdampak besar bagi pemudik yang menggunakan mobil pribadi.
"Soal one way harus dievaluasi, karena akan berdampak besar bagi pemudik, mereka bisa mencari jalan agar sampai ke kota tujuan, kecuali contraflow enggak apa-apa, soalnya kalau contraflow masih ada satu sisi yang bisa di gunakan," jelasnya.
Kent juga meminta kepada Polri dan Pemprov DKI agar bisa menyiapkan skenario untuk mengantisipasi terhadap pencurian rumah kosong dan juga bencana alam yang akan terjadi saat arus mudik dan balik Lebaran 2023, karena cuaca saat ini masih akan diwarnai dengan kondisi hujan atau biasa yang disebut dengan hidrometeorologi.
"Pemprov DKI dari tingkat Provinsi, Kotamadya hingga tingkat Kecamatan dan Kelurahan sampai tingkat RT dan RW harus terlibat secara pro aktif dalam melakukan satu kegiatan kolaborasi dengan Polda Metro Jaya untuk berkoordinasi terkait keamanan pasca mudik bisa juga melakukan program patroli bersama di wilayah yang tinggal mudik agar permukiman warga yang ditinggal mudik tidak terjadi pencurian. Dan juga harus bisa mengantisipasi adanya bencana alam yang melanda saat mudik nanti," beber Kent.
Selain itu, Kent juga mengimbau bagi warga Ibu Kota yang akan mudik untuk memperhatikan kondisi rumah sebelum ditinggal untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum ditinggal mudik Lebaran 2023, rumah juga harus diamankan dari risiko pemutusan listrik, terutama bagi mereka pelanggan listrik pascabayar.
"Sebelum ditinggal mudik, pastikan tagihan sudah dibayar. Pelanggan listrik prabayar juga diimbau mengisi token listriknya agar tidak habis saat ditinggal, sehingga listrik masih bisa untuk keperluan penerangan," tuturnya.
Kemudian, kata Kent, warga juga jangan lupa melepas regulator tabung gas sebelum mudik. Selain itu, pastikan juga tabung gas dalam keadaan aman agar mencegah terjadinya kebocoran gas.
"Jaga rumah masing-masing, sebelum pulang kampung pastikan aliran listrik dan copot regulator tabung gas serta kalau memungkinkan dapat mengosongkan gas yang di dalam tabung gas agar menghindari terjadinya kebakaran akibat kebocoran tabung gas saat ditinggal mudik, Jangan lupa juga untuk melapor kepada RT dan RW sebelum pulang mudik. Tetangga yang tidak mudik juga bisa dititipi untuk sekadar mengawasi rumah," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.