Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pria Beraksi Koboi di Tol Tomang Pakai Pelat Palsu Dinas Polri, Mengaku Hindari Ganjil Genap

Erfan Maruf , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2023 |08:18 WIB
Pria Beraksi Koboi di Tol Tomang Pakai Pelat Palsu Dinas Polri, Mengaku Hindari Ganjil Genap
Pengemudi beraksi koboi di Tol Tomang. (Foto: Tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - David Yulianto (32), pengemudi sedan bergaya bak ‘koboi' dan mengamuk kepada taksi online di Tol Tomang. Pelaku nekat memakai pelat palsu nomor dinas Polri untuk menghindari ganjil-genap. 

"Yang disampaikan di sini menghindari ganjil-genap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip, Sabtu (5/5/2023). 

Meski begitu, mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini mengatakan pihaknya tidak mau begitu saja percaya akan pengakuan David. Penyidik masih mendalami kasus ini.

 BACA JUGA:

Sebelumnya diberitakan, identitas pengemudi sedan Mazda yang menodong sopir taksi online terkuak. Ternyata dia bernama David Yulianto berusia 32 tahun.

"Yang pertama atas nama, satu orang ya, David Yulianto, laki-laki, tertulis di KTP pelajar/mahasiswa. Dalam keterangannya yang bersangkutan merupakan karyawan swasta," ujar

Sebelumnya, viral di media sosial seorang pengendara mobil berpelat dinas Polri mengamuk di dekat Tol Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Kamis, 4 Mei 2023. Pengendara mobil itu bahkan sempat memaki dan memukul seorang pengemudi taksi online bernama Hendra (40).

 BACA JUGA:

Dalam rekaman video yang direkam oleh penumpang, pengendara mobil pelat dinas Polri itu emosi dan membentak Hendra karena tak terima disalip. 

Pengemudi mobil berpelat dinas Polri itu sempat memaki-maki Hendra menggunakan kata-kata kasar. Dia bahkan sempat memaksa Hendra untuk turun dari mobil dan tak segan memukul.

Setelah melakukan aksi pemukulan, pengemudi mobil berpelat dinas Polri itu sempat kembali dan membawa sebuah pistol. Pengemudi itu lanjut memaki dan memukul Hendra.

Buntut dari pemukulan dan penodongan pistol itu, Hendra lantas melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya. Laporan yang dilayangkan Hendra ini diterima dan teregister dengan nomor LP/B/2319/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement