Pengamat Militer dan Intelijen ini menambahkan jangan hanya penentuan Timor Leste menjadi anggota ASEAN ditentukan oleh orang-orang Jakarta yang tidak merasakan penderitaan masyarakat NTT akibat referendum dan menderita sampai sekarang.
"Sebaiknya Timor Leste dijadikan dulu observer selama 5 tahun. Tidak bisa otomastis menjadi anggota ASEAN. Lebih dipertimbangkan negara-negara anggota ASEAN yang selama ini sudah memberikan keuntungan bagi Indonesia," tutupnya.
(Nanda Aria)