Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menapaki Rumah Perwira Jepang, Ada Jejak Sejarah Tempat Lahirnya Teks Proklamasi

Arief Setyadi , Jurnalis-Sabtu, 13 Mei 2023 |05:03 WIB
Menapaki Rumah Perwira Jepang, Ada Jejak Sejarah Tempat Lahirnya Teks Proklamasi
Bekas rumah dinas Laksamana Tadashi Maeda yang kini jadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

Saat ditempati Maeda, bunker di rumah tersebut dijadikan tempat penyimpanan berbagai dokumen. Sementara di lantai dua, terdapat sejumlah foto, baik tokoh-tokoh sedari era pergerakan pemuda, hingga perjalanan bangsa Indonesia ketika baru diakui Belanda pada 27 Desember 1949. Di sudut ruangan lantai dua, juga terpampang satu foto Maeda.

Museum tersebut terbilang tidak sepi pengunjung jika dibandingkan museum lain. Museum buka setiap hari, kecuali hari Senin.

Pengunjung museum bukan hanya dari dalam negeri. Namun, juga dari mancanegara, terutama asal Jepang. Mereka datang untuk napak tilas.

"Orang Kedubes Jepang paling sering. Biasanya ketika ada atase militer atau kebudayaan yang baru datang, atau sebelum selesai masa tugas. Selama tiga tahun terakhir, taruna Angkatan Laut Jepang juga menyempatkan diri ke sini untuk mengenang Maeda,” kata Jaka.

"Turis Jepang banyak yang menjadikan museum ini jadi tujuan yang harus didatangi ketika ke Indonesia. Ketika mereka ke negara kita, mereka seolah wajib ke rumah Maeda ini,” ujarnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement