Pekan lalu Kanada mengusir diplomat China, Zhao Wei, setelah sebuah laporan intelijen menuduhnya mencoba menarget seorang anggota parlemen Kanada yang mengkritisi perlakuan China terhadap kelompok minoritas Muslim-Uighur di Xinjiang.
China membantah tuduhan mencampuri urusan Kanada. Keesokan harinya, China mengusir diplomat Kanada Jennifer Lynn Lalonde dari Shanghai.
Seperti diketahui, pemerintahan Perdana Menteri (PM) Justin Trudeau berada di bawah tekanan untuk mengkaji lebih serius dugaan campur tangan China dan melakukan penyelidikan publik. Untuk itu pemerintahnya telah menunjuk penyelidik khusus untuk mengurus masalah tersbeut.
Beberapa kantor berita Kanada telah menerbitkan laporan yang mengutip tuduhan sumber-sumber intelijen anonim bahwa pemerintah China menjalankan skema untuk mencampuri dua pemilu terakhir di Kanada. China kembali membantah tuduhan itu.
Trudeau mengatakan China berusaha campur tangan dalam pemungutan suara tahun 2019 dan 2021, meskipun hal itu tidak mengubah hasilnya. Pekan lalu ia menambahkan bahwa Kanada “tidak terintimidasi” dengan pembalasan China.
(Susi Susanti)