KANADA - Menteri Keamanan Publik Kanada Marco Mendicino, pada Minggu (14/5), mengatakan kemungkinan terdapat lebih banyak “kantor polisi China” yang beroperasi di Kanada.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam wawancara dengan sebuah stasiun televisi Kanada, merujuk pada pernyataan polisi dua bulan lalu yang sedang menyelidiki apakah dua pusat komunitas di Montreal digunakan sebagai tempat untuk mengintimidasi dan melecehkan warga Kanada keturunan China.
“Saya yakin (Royal Canadian Mounted Police) telah mengambil tindakan nyata untuk mengatasi campur tangan asing dalam kaitannya dengan apa yang disebut sebagai kantor polisi. Jika kantor-kantor polisi baru terus bermunculan, mereka akan menyambil tindakan tegas,” ujar Mendicino kepada CTV’s Question Period, dikutip VOA.
Mendicino menyampaikan pernyataan itu hanya beberapa hari setelah Kanada dan China saling mengusir diplomat masing-masing.
Polisi Kanada pada Maret lalu mengatakan sedang menyelidiki beberapa pusat komunitas di Montreal. Awal bulan ini, media Kanada Canadian Press melaporkan bahwa pusat-pusat komunitas tersebut itu masih beroperasi secara normal, meskipun terdapat pernyataan dari seorang menteri bahwa semua kantor rahasia di Kanada telah ditutup.