CHINA - Pemerintah China telah dituduh mendirikan setidaknya dua "kantor polisi" yang tidak diumumkan di Belanda.
Media Belanda menemukan bukti bahwa "stasiun layanan luar negeri", yang berjanji untuk menyediakan layanan diplomatik, digunakan untuk mencoba membungkam para pembangkang China di Eropa.
Seorang juru bicara kementerian luar negeri Belanda mengatakan keberadaan pos polisi tidak resmi adalah ilegal.
"Pemerintah Belanda tidak diberitahu tentang operasi ini melalui saluran diplomatik dengan pemerintah China. Itu illegal,” terang juru bicara kementerian luar negeri Belanda Maxime Hovenkamp kepada BBC.
Baca juga: China Bebaskan Pembangkang yang Ditahan Paling Lama
Dia mengatakan pihaknya harus menyelidiki dan memutuskan tanggapan yang tepat.
"Sangat mengkhawatirkan seorang warga negara China tampaknya menjadi sasaran intimidasi dan pelecehan di sini di Belanda. Polisi sedang mencari opsi untuk menawarkan perlindungan kepadanya," tambahnya.
Baca juga: Penggemar Anime China Ditahan dan Diinterogasi Polisi karena Mengenakan Kimono
Penyelidikan itu dipicu oleh laporan berjudul Pemolisian Transnasional China Gone Wild, oleh LSM Safeguard Defenders yang berbasis di Spanyol.