3. Kronologi Kejadian
Adapun kronologis kejadiannya adalah pada hari Minggu tanggal 14 Mei 2003 sekitar pukul 23.00 tersangka bersama teman-temannya melakukan pengamatan musik dangdut dalam rangka bersih Dusun Wuni. Dan kebetulan pada saat kejadian, acara tersebut sudah mau selesai.
"Acara sudah mau selesai namun terjadi keributan di antara para penonton," ujar dia.
Karena terjadi keributan, tersangka akhirnya naik ke atas panggung dengan tujuan untuk menengahi keributan antar penonton tersebut sehingga tidak terjadi keributan lebih lanjut. Kemudian tersangka dari atas panggung meminta senjata api yang dipegang oleh rekannya yaitu saksi Iptu Yudhoyono.
Tersangka meminta senjata tersebut karena rekannya yang membawa senjata itu masih di dekat tersangka. Kemudian senjata tersebut diberikan kepada tersangka. Sembari memberikan senjata tersebut, Iptu Yudhoyono menjelaskan dengan kode bahwasanya posisi senjata dalam keadaan terisi.
"Saat itu tersangka mengganggukan kepala tanda mengerti bahwasanya senjata tersebut dalam keadaan terisi," terangnya.
4. Korban Langsung Terkapar
Usai terdengar letusan tersebut korban yang saat itu berada di depan panggung langsung terkapar dan mengerang kesakitan. Lantaran ditubuhnya terluka dan berdarah, korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Rongkop. Namun lantaran lukanya cukup parah korban dilarikan ke RSUD Wonosari.
5. Reaksi Warganet
Postingan ini mengundang reaksi dari warganet.
"Kalo memang harus dengan tembakan peringatan untuk melerai kericuhan, kenapa ga di arahin ke atas?? GAUSAH BAWA SENPI KALO GATAU GUNANYA!!!!" tulis @dikyset***
"Ojo nganti kendor seng jenenge salah yo salah ra pandang dekne polisi,ora peh polisi iso gae menungso ninggal kudu di adili ojo nganti konco konco polisine nglindungi" tulis @imamkh***
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.