JAKARTA - Penerapan praktik baik Reformasi Birokrasi (RB) merupakan bagian dari perubahan road map RB Nasional yang berisi tentang inovasi yang berdampak kepada masyarakat dan stakeholder yang dilakukan instansi pemerintah untuk pelaksanaan reformasi birokrasi.
Hal tersebut disampaikan Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Hery Puranto, saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) RB TNI Tahun 2023, di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (29/5/2023).
Asrenum Panglima TNI menyampaikan, praktik baik ini merupakan aksi nyata dalam mewujudkan RB berdampak selaras dengan empat tema pelaksanaan RB tematik.
“Empat tema pelaksanaan RB tematik meliputi pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi administrasi pemerintah dan percepatan prioritas aktual presiden yaitu peningkatan penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan pengendalian inflansi,” katanya, dalam siaran pers.
Laksda TNI Hery Puranto mengatakan, untuk mendorong fungsi birokrasi secara cepat, tepat, dan konsisten, pemerintah melaksanakan beberapa perubahan peraturan di antaranya metode evaluasi pelaksanaan RB dari Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), dihentikan sementara menjadi penyampaian praktik baik, dan juga perubahan road map reformasi birokrasi nasional.
“Perubahan peraturan saat ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
“Pelaksanaan RB TNI dimaksudkan untuk mewujudkan birokrasi TNI yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang kapabel, serta birokrasi yang memiliki pelayanan publik yang prima, dengan berupaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance),” tuturnya.