Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tanggapi Proposal Perdamaian Indonesia, Ini Kata Rusia

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 05 Juni 2023 |19:20 WIB
Tanggapi Proposal Perdamaian Indonesia, Ini Kata Rusia
Foto: Reuters.
A
A
A

Kyiv menolak peta jalan perdamaian Indonesia dan menegaskan kembali permintaannya agar pasukan Rusia ditarik dari semua wilayah yang diklaim berada di bawah kedaulatannya. Tahun lalu, ketika empat bekas wilayah Ukraina memilih untuk memisahkan diri dari negara itu dan bergabung dengan Rusia, pemerintah Ukraina menolak referendum itu sebagai “palsu.”

“Gencatan senjata tanpa penarikan pasukan Rusia dari Ukraina akan memungkinkan Rusia mendapatkan waktu, berkumpul kembali, membentengi wilayah pendudukan dan mengumpulkan pasukan untuk gelombang agresi baru,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Oleg Nikolenko sebagaimana dilansir RT.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah bersikeras bahwa satu-satunya cara maju yang dapat diterima adalah yang ia tetapkan dalam apa yang disebutnya "rencana perdamaian", yang bermuara pada Moskow yang mengakui kekalahan dan membayar ganti rugi, dengan komunitas internasional menawarkan program bantuan yang murah hati kepada Ukraina. Kyiv telah melarang pembicaraan dengan Rusia selama Vladimir Putin tetap menjadi presidennya.

Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, yang mendanai pemerintah Ukraina saat menghadapi Rusia, telah mengklaim bahwa waktu untuk pembicaraan damai mungkin datang hanya setelah negara klien mereka memperoleh “posisi yang lebih kuat” dengan mencapai keberhasilan di medan perang menggunakan senjata yang disediakan Barat.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement