Dia tetap mengimbau bahwa pengendara harus tertib lalu lintas dengan menggunakan helm bagi pengendara motor.
"Pura pura bersih...Sambxxx, dasar polisi (maaf mengucap kata kata makian)," kata pria itu yang videonya viral.
Setelah memaki, pria itu pergi. Namun tidak lama, pria ini kembali datang dan tetap tidak menggunakan helm. Dia kembali memaki maki Doni.
Dia juga mempertanyakan terkait pos polisi yang berada di perempatan jalan mengapa tidak ada bendera. Kembali terjadi perdebatan.
"Saya bilang ke bapak itu bahwa mengapa tidak ada bendera di pos karena pos itu sudah lama tak berfungsi karena terendam banjir terus. Jadi memang sudah lama pos itu tidak berfungsi. Di sana dia kembali memaki-maki saya dan dia menampar saya walau tidak terlalu kuat tidak membekas. Namun, saya tetap menjaga dirinya. Saya tidak mau melawan karena bapak itu sudah tua," imbuhnya.
Setelah video itu viral, pihak Polsek Lirik pun mendatangi rumah Taufik. Dia pun dibawa ke Polsek Lirik untuk ditanya terkait ucapannya itu. Dia pun dipertemukan dengan Bripka Doni.
"Di sana kita berdamai dia meminta maaf. Namun, sepertinya dia tidak tulus gitu, dia seolah meminta saya untuk meminta maaf ke dirinya juga. Namun, ketika saya tanya apa salah saya kepadanya, dia tidak bisa menjawab. Jadi ya tidak apalah, saya tidak mempermasalkan. Saya tidak membuat laporan polisi karena kasihan bapak itu sudah tua," imbuh Doni anggota Polres Inhu yang di BKO kan ke Polsek Lirik itu.