MANUSIA kadang merasa kehadiran orang atau mahkluk yang tak kasat mata, biasanya saat sedang stres atau sangat sibuk. Ini bukan halusinasi, tapi apa sebenarnya?
Kejadian ini berlangsung pada 2015. Melansir BBC Indonesia, ketika itu, Luke Robertson sedang berski sendirian di Antartika. Tidak ada apa-apa di sekitarnya, hanya es dan salju.
Memasuki dua pekan dari rencana 40 hari perjalanan ke Kutub Selatan, Luke merasa keletihan dan patah semangat. Dia kemudian menatap ke depan dan di sebelah kirinya terdapat lahan hijau.
Namun, bukan lahan hijau biasa, melainkan lahan pertanian milik keluarganya di Aberdeenshire, Skotlandia. Selain lahan hijau, ada pula rumah tempat dia dibesarkan. Pemandangan itu, baginya, menakutkan sekaligus membuat nyaman.
Menurut Luke, saat saya berbincang dengannya dalam program All in the Mind di radio BBC, pengalaman tersebut sungguh janggal. Namun, keanehan tidak berhenti di situ.
Peralatannya untuk mengisi ulang listrik perangkat elektronik tidak berfungsi sehingga dia tidak bisa mendengarkan musik. Suara yang menemaninya hanyalah suara decitan peralatan ski pada es serta bunyi deru angin Antartika
Entah bagaimana, ingatan lagu serial kartun The Flinstones terus berputar di kepala Luke. Mungkin tiada yang aneh dari hal itu karena banyak orang pun pernah mengalami lagu atau suara yang terus berputar di dalam kepala.