Nuriwan menambahkan, lantaran harga ayam naik membuat dirinya mengambil langkah nekat drngan menjual rumah dan juga mobil untuk menutup hutang di pengepul dan agen ayam.
"Saya sampai jual rumah jualnya itu ya kemarin-kemarin. Utang juga masih banyak kurang lebih sekitar Rp100 juta lebih. Makanya kita berharap harga turun dan normal," katanya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo mengungkapkan kedatangannya di Pasar Warakas atas dasar undangan dari teman seperjuangan untuk berkumpul bersama dengan masyarakat dan pedagang.
"Saya hanya di ajak kawan kawan agar bisa ngobrol di pasar ini dan mereka menyampaikan apa adanya, satu soal bayar retribusi bulanan berapa. Kedua tadi pangan murah yang hari ini enggak ada karena dulu ada," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.