Aku hendak mengajar orang‐orang asing dan memberikan pandangan pertama selintas lalu tentang negeriku, yang terhampar menghijau dan tercinta ini laksana untaian zamrud yang melingkar di sepanjang katulistiwa. Pada suatu hari sekretarisku menyerahkan sebuah surat yang beralamat singkat "Presiden Sukarno, Indonesia, Asia Tenggara".
Penulis surat ini berkata, ia mendengar bahwa aku ini mengekang kemerdekaan pers dan apakah itu benar dan kalau memang demikian alangkah kejamnya aku ini! Orang yang menulis surat picisan ini menamakan aku seorang yang angkara. Dia mengejek kepadaku, tapi ini tidak kupedulikan. Tahukah engkau apa yang membuat aku gusar? Kenyataan bahwa dia menganggap kantor pos tidak tahu dimana letak Indonesia. Dan oleh sebab itu dia menambahkan kata‐kata "Asia Tenggara" pada alamatnya!
Pendapat manusia berjalan bagai gelombang. Dalam tahun '56 ketika aku pertamakali berkundjung ke Amerika Serikat, setiap orang menyukaiku. Sekarang arusnya menjadi terbalik, menentang Sukarno. Betapapun, aku telah dijadikan bulan‐bulanan.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.