BOGOR - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta kepada masyarakat untuk melapor apabila terjadi praktik kecurangan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sekaligus pelapor diminta membawa bukti kecurangannya agar segera ditindaklanjuti.
"Saya minta juga kerjasama kalau ada, jangan sampai nanya ke kita tapi ditanya gak jelas. Pihak sekolah kalau ditanya bilang gak ada terus. Tapi kalo ada bukti percakapan atau bukti lain, misal nama oknum sekolah, nama orangtuanya nah itu enak," kata Iwan kepada wartawan, Minggu (16/7/2023).
Kata dia sejauh ini, pihaknya baru mendengar isu terkait dugaan kecurangan PPDB. Namun, Pemkab Bogor tetap melakukan penelusuran lebih lanjut.
"Baru kemarin ada isu diminta Rp 7 juta, saya langsung panggil kepala sekolahnya, saya bilang jangan katanya, jangan informasinya sumir. Saya minta kemarin untuk datangi langsung ke sumber, waktu itu kan sumbernya warga. Saya bilang bu Kepsek datang, bener apa engga, kalau ada oknum sebutkan. Saya waktu Boling (Rebo Keliling) di Ciawi sudah tegas perintahkan untuk mendatangi kepada sumbernya, mudah-mudahan bisa mengurai dan ada kejelasannya untuk masyarakat. Kalau bener ada kutipan permintaan, ya tolong sampaikan, kalau gak ada harus diklarifikasi," bebernya.
Apabila nantinya memang ditemukan dan terbukti terdapat pelanggaran terkait proses PPDB maka akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kalau ada pasti ada sanksi, oknum guru atau panitia PPDB meminta uang, walaupun belum terjadi itu sudah menjadi dasar. Pasti (ditindak)," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.