Raeda menegaskan kegiatan ini mengikuti jejak Ganjar Pranowo, yang peduli terhadap pelestarian budaya lokal di Indonesia.
"Kegiatan ini terinspirasi dari sosok Pak Ganjar yang sangat mencintai budaya Indonesia, tetapi tetap mengikuti zaman era digital modern," imbuhnya.
Raeda menambahkan, kegiatan ini sebagai upaya untuk memicu semangat perempuan milenial Rote Ndao untuk mencintai dan melestarikan budaya leluhur mereka.
Dia pun berharap agar tarian Te'o Renda menjadi simbol kebanggaan dan identitas daerah yang memperkaya keanekaragaman budaya Indonesia.
Para milenial menyambut baik dan antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satu peserta, Lian Pingak mengaku senang karena bisa mengenal dan memperagakan langsung tarian tersebut. Lian juga mengajak semua pihak untuk turut serta melestarikan tarian daerah.
"Mengikuti tarian daerah Te'o Renda, diajarkan menari. Saya senang," ujar dia.
Selain itu, Lian juga mendoakan agar Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia pada 2024.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.