JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data dari Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa potensi hujan tinggi masih terjadi di wilayah Indonesia bagian timur dalam sepekan ke depan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor diantaranya masih adanya Siklon Tropis dan juga Madden Julian Oscillation (MJO) yang membawa awan-awan hujan.
“Cuaca satu minggu kedepan ada siklon tropis juga, tapi MJO sudah tidak signifikan. Tetapi masih ada potensi-potensi yang hujan cukup tinggi, misalkan di timur Indonesia mulai dari Maluku Utara Maluku sampai Papua itu masih ada,” ungkap Aam sapaan akrab Abdul Muhari dalam Disaster Briefing, Senin (24/7/2023).
Sementara itu, kata Aam, di sejumlah wilayah di barat Indonesia juga ada potensi hujan ringan. “Kemudian yang di barat (Indonesia) artinya memang karena kita bentuk benua maritim ada kondisi-kondisi interaksi antara laut dan atmosfer ini yang berpengaruh pada daerah-daerah yang bersinggungan langsung dengan samudra besar seperti Samudra Hindia untuk Barat Sumatera dan Pasifik untuk Maluku dan Papua.”
“Melihat cuaca dalam satu minggu kedepan memang tidak hanya wilayah timur yang mungkin masih merasakan hujan, di sana (barat Indonesia) juga perlu diwaspadai. Sama artinya untuk ini memang kadang-kadang hujan dengan intensitas tinggi ini terjadi dengan waktu yang sangat singkat,” jelasnya.