Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Gembong Narkoba Freddy Budiman Meninggal Tersenyum Usai Ditembak Mati

Arief Setyadi , Jurnalis-Sabtu, 29 Juli 2023 |06:01 WIB
Kisah Gembong Narkoba Freddy Budiman Meninggal Tersenyum Usai Ditembak Mati
Freddy Budiman (Foto: Antara)
A
A
A

Bahkan, sebelum dieksekusi, Freddy diizinkan untuk mengucapkan permintaan terakhir. Permintaan terakhir yang Freddy minta adalah mengucapkan kalimat tahlil. Kemudian, ia berharap matanya tidak ditutup saat nanti ditembak.

"Setelah eksekusi dibacakan, ada permintaan terakhir?" Keren, Masya Allah, apa katanya? 'Tolong izinkan saya, pada saat sebelum ditembak mati mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah'," kenang Ustadz Fatih Karim

"Permintaan yang kedua, tolong mata yang ditutup kain hitam dibuka matanya, kenapa? 'Karena saya ingin melihat dosa-dosa saya yang terlalu banyak untuk Indonesia'. Apa yang terjadi? Enggak dikasih izin. Tapi dimohon-mohon, akhirnya dikasih izin," imbuhnya.

Ustadz Fatih Karim mengaku mendapat cerita kalau Freddy sempat khatam Alquran sebanyak 7 kali sebelum meninggal. Freddy diketahui membaca Al-Quran selama 2 hari berturut-turut.

Hingga akhirnya, tiba waktu Freddy menerima peluru timah yang mengarah ke tubuhnya. Ustadz Fatih Karim mengatakan, kalau Freddy meninggal dalam keadaan tersenyum.

"Tangan kaki dilepas, digendong, badannya tinggi besar, ringan mas badannya. Kata sipir penjara, badannya ringan, ditaruh di keranda jenazah, wajahnya senyum. Masya Allah, mantan pemakai narkoba, matinya mengucapkan Laa ilaaha Illallah," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement