Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran di Permukiman Padat Petojo Selatan, 154 Rumah Hangus Terbakar

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Kamis, 24 Agustus 2023 |06:46 WIB
 Kebakaran di Permukiman Padat Petojo Selatan, 154 Rumah Hangus Terbakar
Kebakaran di Petojo Selatan, Jakpus (foto: dok MPI)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk di Jalan Kebon Jahe, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, (23/8/2023) malam, menyebabkan ratusan bangunan hangus terbakar.

"Jumlah Kepala Keluarga terdampak 196, korban terdampak 574 jiwa dan jumlah bangunan terdampak 154 berdasarkan data sementara," kata Isnawa dalam keterangannya dikutip, Kamis (24/8/2023).

Kata Isnawa, dalam musibah kebakaran tersebut terdapat dua korban meninggal dunia, dan serta belasan jiwa ditangani di tempat dan dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.

"Dua orang meninggal dunia. Satu orang dirujuk ke Puskesmas Gambir, tiga orang dirujuk ke RS Tarakan, dan 12 orang ditangani di tempat," ucap Isnawa dalam keterangannya, Kamis (24/8/2023).

Lebih lanjut, Isnawa menekankan bahwa terkait penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

"Penyebab kebakaran dalam penyelidikan," tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah orang tak sadarkan diri akibat kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk di Jalan Kebon Jahe Kober, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, (23/8/2023).

Pantauan MNC Portal Indonesia, setidaknya hingga pukul 22.40 WIB terdapat dua orang laki-laki yang tak sadarkan diri. Mulanya, satu orang lelaki ditandu dari lokasi kebakaran menuju pusat pemerintahan Jakarta Pusat (Puspem Jakpus).

Nampak, suasana mencekam. Pihak keluarga terlihat panik melihat sanak keluarganya tak sadarkan diri. Mereka pun menangis.

"Ini pingsan, sesak nafas kayaknya. Mudah-mudahan gak kenapa-napa," ujar salah satu warga.

Lelaki itu pun langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement