Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Pejabat Perumdam Tirta Mukti Cianjur Dicopot dari Jabatannya Buntut Pamer Harta

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 24 Agustus 2023 |05:57 WIB
5 Fakta Pejabat Perumdam Tirta Mukti Cianjur Dicopot dari Jabatannya Buntut Pamer Harta
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, mencopot jabatan Kepala Cabang (Kacab) Perumdam Cianjur Kota yang di isi Imas Masitoh. Pencopotan tersebut buntut kasus gaya hidup mewah (hedon) dan pamer harta (flexing) di media sosial.

Okezone mengulas 5 fakta soal pencopotan Imas Masitoh usai pamer harta di medsos. Berikut ulasannya:

1. Imas Masitoh Ditarik ke Kantor Pusat Perumdam Tirta Mukti

Direktur Umum Perumdam Tira Mukti, Achmad Akbar mengatakan, Imas Masitoh sudah dipindahkan dan ditarik kembali ke kantor pusat Perumdam Tirta Mukti. Sementara untuk mengisi Kepala Cabang Cianjur Kota ditunjuk Adi Rizal Setia Bakti yang sebelumnya Kepala Bagian Hubungan Pelanggan menjadi pelaksana tugas (Plt).

"Mulai kemarin yang bersangkutan termasuk yang dirotasi. Jadi tidak lagi menjabat sebagai Kepala Cabang Perumdam Tirta Mukti, Cianjur Kota dan ditarik ke kantor pusat," ujar Akbar, Rabu (23/8/2023).

2. Tak Ada Sanksi Imas Masitoh Usai Pamer Harta di Medsos

Meski demikian, Akbar memastikan tidak ada sanksi penurunan pangkat terhadap Imas Masitoh meski telah ditarik dari jabatannya. Selain itu Imas memiliki usaha sampingan selain bekerja di Perumdam Tirta Mukti.

"Jadi bu Imas itu kaya bukan dari hasil bekerja di Perumdam Tirta Mukti, tapi dari bisnis sampingannya. Dia itu boleh dikatakan sudah kaya dari dulu," katanya.

3. Kasus Imas Masitoh Berawal dari Tunggakan Pembayaran

Menurut Akbar, kasus tersebut sebenarnya berawal dari tindakan Imas atas pelanggan yang menunggak pembayaran dan masih satu rekannya dan satu grup di WhatsApp (WA). Namun, entah mengapa terjadilah perselisihan paham dan munculah foto-foto Imas yang di Medsos hingga tersebar luas dan viral.

"Sebenarnya menurut pengakuan Buk Imas merupakan foto sudah lama bisa dilihat dari tanggal uploadnya. Buk Imas juga sudah minta maaf dan mengakui kesalahannya kepada kami dan juga meminta maaf kepada seluruh warga Cianjur atas kesalahannya. Begitu pula Bu Imas dengan rekannya yang berselisih itu sudah selesai dan salin meminta maaf. Sehingga kasus ini sudah selesai," pungkas Akbar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement