“Malam ini, di distrik perkotaan Ramensky, pasukan pertahanan udara menggagalkan serangan pesawat tak berawak ke Moskow. Tidak ada kerusakan atau korban jiwa di lokasi jatuhnya reruntuhan. Layanan darurat tersedia di lokasi,” kata Sobyanin dalam postingannya.
Ukraina menunjukkan peningkatan kesediaan untuk melancarkan serangan yang ditargetkan melintasi perbatasan, dalam upaya nyata untuk secara perlahan melemahkan dukungan dalam negeri Rusia terhadap perang tersebut dan menurunkan infrastruktur Rusia.
Serangan-serangan tersebut terjadi di tengah berlanjutnya serangan terhadap kota-kota Ukraina oleh Moskow, yang serangannya sering menargetkan wilayah sipil.
Pada Rabu (6/9/2023), setidaknya 17 orang termasuk seorang anak tewas setelah sebuah rudal Rusia menghantam sebuah pasar di sebuah kota di wilayah Donetsk, Ukraina timur. Ini adalah salah satu serangan terburuk dalam beberapa bulan terakhir.
“Pasukan Rusia adalah teroris yang tidak akan dimaafkan dan tidak akan dibiarkan dalam damai,” tulis Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal di Telegram.
“Akan ada balasan yang adil untuk semuanya,” lanjutnya.
Selain serangan terhadap wilayah Rusia, Kyiv juga terus melakukan serangan terhadap wilayah pendudukan Rusia di Ukraina.