Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PPATK Ingatkan Pemilu Bukan Ajang Adu Kekuatan Kekayaan Tapi Gagasan

Irfan Maulana , Jurnalis-Jum'at, 15 September 2023 |22:06 WIB
PPATK Ingatkan Pemilu Bukan Ajang Adu Kekuatan Kekayaan Tapi Gagasan
Kepala PPATK, Ivan di KPU RI (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana menuturkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) bukanlah kesempatan para calon wakil rakyat untuk adu kekuatan uang. Melainkan adu gagasan.

"Intinya PPATK sangat serius bekerjasama dengan seluruh stakeholder untuk menjaga bahwa pemilihan kontestasi politik ini benar-benar adu gagasan bukan adu kekuatan uang," ucapnya di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (15/9/2023).

"Apalagi kekuatan uang yang berasal dari hasil tindak pidana, nah itu yang PPATK perhatikan, karena itu tindak pidana pencucian uang," tambahnya.

Dia pun menegaskan, bahwa PPATK siap menerima berkas atau data keuangan para peserta Pemilu untuk kemudian di periksa. Lalu, PPATK akan kembali menyerah datan keuangan tersebut ke KPU RI.

"Kalau terjadi dugaan Tindak pidana, PPATK akan selesaikan dengan penegak hukum lainnya diranah Pencucian uang, kita siap untuk menjaga Pemilu bersih ke depan sesuai bidang kita masing-masing," katanya.

Ivan lantas menyampaikan fakta soal transaksi dalam Pemilu. Kata dia, tidak pernah ada lonjakan transaksi meningkat besar lebih dari satu persen. Kecuali saat kontestasi politik.

"Faktanya PPATK sering kali melihat tidak seluruh aturan mengenai kendala kampanye itu bisa dipatuhi, contohnya mengenai jumlah perorangan, jumlah korporasi yang bisa menyumbang. Lalu kemudian konsep PPAT berikutnya adalah bagaimana agar uang hasil kejahatan itu tidak lari untuk pembiayaan pemilu, kontestasi politik," pungkasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement