"Dan tidak merespon apabila ada tantangan sehingga tawuran dapat ditekan untuk tidak terjadi," jelasnya.
Di sisi lain, pada guru juga menyampaikan bahwa Pelajar di sekolahnya yang terlibat tawuran akan direkomendasikan oleh pihak sekolah untuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) nya dicabut, ini sesuai dengan kebijakan dari Bapak Pj Gubernur DKI Jakarta
Kemudian para orang tua hadir menerima imbauan dari Polsek Mampang. Para anak mengaku menyesali perbuatannya, minta maaf dan minta ampun kepada orang tua dengan berlutut sungkem kepada orang tua.
"Selanjutnya orang tua membuat pernyataan untuk bertanggung jawab atas anaknya dan anaknya tidak akan melakukan kegiatan-kegiata yang melanggar hukum khususnya tawuran," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)