JAKARTA - Satgas Damai Cartenz terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teroris di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Senin (18/9/2023).
Okezone merangkum 5 fakta dalam persitiwa tersebut. Berikut ulasannya:
1. Baku Tembak Akibatkan Satu Anggota Brimob Gugur
Dalam baku tembak tersebut menyebabkan seorang anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz bernama Briptu Agung gugur akibat luka tembak.
2. Briptu Agung Gugur Akibat Luka Tembak
“Satu anggota dari Satgas Damai Cartenz bernama Briptu Agung gugur akibat luka tembak,” ujar Kasatgas Humas Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno, dilansir Antaranews.com.
3. Satgas Damai Cartenz Kejar KKB
Saat ini, petugas gabungan sedang melakukan pengejaran terhadap anggota KKB teroris tersebut di lokasi kejadian.
4. Marinir Sempat Tembak 5 KKB di Dekai
Sebelumnya, prajurit Marinir TNI AL berhasil menembak mati lima jenazah teroris KKB dalam kontak tembak dengan aparat keamanan di Dekai. Kelimanya adalah anak buah Yotam Bugiangge.
BACA JUGA:
5. KKB yang Tembak Marinir Desertir TNI
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogabwilhan) III Kol Czi Ign Suriastawa, mengatakan, lima jenazah KKB yang tewas saat baku tembak dengan Satgas Batalyon Marinir 7 di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan itu, sudah dimakamkan, Sabtu (16/9).
“Lima orang yang tewas itu merupakan anak buah Yotam Bugiangge, desertir TNI yang membelot dan bergabung dengan KKB di wilayah Nduga,” ujarnya.
(Fakhrizal Fakhri )