JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan bahwa 2020 menjadi tahun terpanas di wilayah Indonesia. Hal ini berdasarkan hasil observasi suhu permukaan yang dilakukan oleh BMKG.
Dwikorita pun mengatakan bahwa dari hasil observasi itu terjadi kenaikan atau anomali temperatur di Indonesia.
“Kita mengalami kenaikan temperatur. Tetapi relatif masih dibawah laju kenaikan global. Namun keduanya (tren Indonesia dan Global) meningkat dan mirip setelah tahun 1970,” ungkapnya saat menjadi Keynote Speech di Webinar Dampak Perubahan Iklim, Magister Manajemen Bencana Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Selasa (26/9/2023).
Dwikorita pun mengatakan tahun 2020 tercatat menjadi tahun terpanas setelah tahun 2016, hal ini juga ditambah dengan fenomena El Nino yang membawa dampak kekeringan di Indonesia.
“Kemudian di tahun 2020, ini di Indonesia tercatat sebagai tahun terpanas setelah tahun 2016. Ingat 2016 itu El Nino, nah 2019 itu El Nino lagi, ini tahun 2020 sebagai tahun terpanas,” katanya.
Dwikorita pun melaporkan dari data historis didasarkan pada jaringan pengamatan permukaan BMKG, menunjukkan kecenderungan kenaikan suhu yang seragam dengan tingkat kenaikan yang bervariasi.