MURCIA - Setidaknya 13 orang tewas dalam kebakaran yang melanda tiga kelab malam di kota Murcia, Spanyol tenggara. Pihak berwenang masih berusaha mencari beberapa korban yang masih belum ditemukan.
Kebakaran terjadi di kelab malam Fonda Milagros – yang dikenal sebagai La Fonda – pada Minggu, (1/10/2023) pagi. Api kemudian menyebar ke klub-klub tetangga ketika para pengunjung bergegas melarikan diri dari lantai dansa yang penuh sesak, kata polisi.
Media lokal melaporkan bahwa anggota keluarga yang merayakan ulang tahun termasuk di antara korban tewas.
Salah satu peserta pesta ulang tahun – yang berada di klub bersama sepupu dan bibinya – mengatakan dia kembali ke rumah saat terjadi kekacauan, hanya untuk diberitahu bahwa salah satu sepupunya belum meninggalkan kelab, lapor surat kabar La Verdad de Murcia.
Tidak jelas apakah sepupunya termasuk di antara mereka yang dipastikan tewas.
Polisi telah mengkonfirmasi bahwa semua korban tewas berada di La Fonda, namun menambahkan 14 orang masih belum ditemukan. Mereka memperingatkan jumlah kematian mungkin akan meningkat.
Klub tersebut terletak di daerah Atalayas di Murcia, dan diyakini kebakaran terjadi sekitar pukul 06:00 waktu setempat, demikian dilansir BBC.
Hampir 15 jam berlalu, masih belum jelas apa penyebabnya. Namun Walikota Murcia Jose Ballesta mengatakan kepada wartawan pada hari sebelumnya bahwa kebakaran terjadi di lantai pertama klub tersebut.
Diego Seral, dari kepolisian nasional, mengatakan atap La Fonda telah runtuh, sehingga sulit untuk menemukan korban dan mencari tahu apa yang terjadi.
Seorang wanita berusia 28 tahun mengirimkan pesan suara kepada ibunya ketika api mulai menyala, menurut surat kabar La Verdad de Murcia, yang berbunyi: "Bu, aku mencintaimu, kami akan mati."
Dia pergi bersama pasangannya dan beberapa temannya dari kota terdekat, Caravaca de la Cruz. Tidak jelas apakah dia selamat.
“Mereka pergi karena di Caravaca tidak ada klub malam,” kata ayah perempuan tersebut, bernama Jairo, kepada surat kabar tersebut. "Itu adalah kedua kalinya dia melakukannya."
Empat orang dirawat di rumah sakit karena menghirup asap, dan sebuah tempat olahraga setempat digunakan untuk memberikan konseling bagi mereka yang terkena dampak.
“Kami sangat terpukul,” kata Wali Kota Murcia Jose Ballesta. Dia telah menetapkan tiga hari berkabung di Murcia.
Kebakaran ini diyakini sebagai kebakaran klub malam terburuk di negara itu dalam lebih dari 30 tahun terakhir. Pada 1990, sebanyak 43 orang tewas dalam kebakaran di sebuah tempat di Zaragoza.
(Rahman Asmardika)