Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penerbangan ke Israel Dibatalkan Atau Ditunda Akibat Perang Memanas

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2023 |09:59 WIB
Penerbangan ke Israel Dibatalkan Atau Ditunda Akibat Perang Memanas
Penerbangan ke Israel dibatalkan atau ditunda karena perang memanas (Foto: AP)
A
A
A

ISRAEL - Maskapai-maskapai besar di seluruh dunia telah membatalkan penerbangan ke Israel atau memperingatkan akan adanya gangguan perjalanan ketika situasi keamanan memburuk.

Virgin Atlantic memperingatkan pembatalan dan penundaan ke Tel Aviv dan British Airways (BA) telah mengubah jadwalnya.

Sementara itu, tiga maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS), serta Air France, Lufthansa dan Emirates, telah menangguhkan layanannya.

Militan Palestina Hamas mengatakan bahwa mereka telah menargetkan bandara Ben Gurion Israel dengan rudal pada Senin (9/10/2023).

Sekitar 700 orang telah tewas di Israel sejak Hamas melancarkan serangannya pada Sabtu (7/10/2023), dan 500 orang lainnya tewas di Gaza dalam serangan udara balasan.

Kementerian Luar Negeri menyarankan agar semua perjalanan kecuali yang penting dilakukan ke Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina, serta semua perjalanan ke wilayah tertentu di wilayah tersebut.

Virgin Atlantic mengatakan telah melakukan delapan pembatalan antara Tel Aviv dan London Heathrow, mulai Sabtu (7/10/2023) hingga Rabu (11/10/2023) mendatang.

“Keselamatan dan keamanan pelanggan dan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama dan program penerbangan kami ke Israel terus ditinjau,” kata seorang juru bicara, dikutip BBC.

Maskapai penerbangan hemat asal Inggris, Wizz Air mengonfirmasi telah membatalkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Sedangkan EasyJet menghentikan penerbangan pada Minggu (8/10/2023) dan Senin (9/10/2023), menambahkan bahwa pihaknya akan mengubah jadwalnya untuk sisa minggu ini.

BA telah mengubah penerbangan hariannya dari Heathrow ke Tel Aviv sehingga berangkat pada pagi hari, bukan sore hari. Hal ini dipahami untuk menghindari kru harus bermalam di Israel.

Maskapai tersebut mengatakan pihaknya sedang mengkaji situasi tersebut. Seorang juru bicara mengatakan kebijakan pemesanan fleksibel telah diterapkan sehingga pelanggan dapat mengubah tanggal perjalanan mereka secara gratis jika mereka mau.

Situs pengecekan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan beberapa penerbangan masih tiba dan berangkat dari Tel Aviv pada Senin (9/10/2023) pagi, termasuk oleh Ryanair dan Pegasus.

Namun, Ryanair kemudian mengatakan pihaknya terpaksa membatalkan sejumlah penerbangan ke dan dari Tel Aviv pada Senin (9/10/2023) dan menyarankan penumpang untuk memeriksa pembaruan penerbangan terkini.

Pada Minggu (8/10/2023), maskapai penerbangan AS United Airlines, Delta Air Lines dan American Airlines mengatakan mereka telah menangguhkan penerbangan langsung ke Israel.

Dalam sebuah pernyataan, United mengatakan penerbangannya akan dihentikan sampai kondisi memungkinkan untuk melanjutkan penerbangan.

Delta mengatakan penerbangan "telah dibatalkan hingga minggu ini".

Sementara itu, 300 warga negara Polandia dan Hongaria telah dievakuasi melalui penerbangan, dan Thailand dan Nepal dikatakan sedang mempertimbangkan langkah serupa.

Royal Caribbean, operator kapal pesiar, mengatakan pihaknya “menyesuaikan beberapa rencana perjalanan di daerah tersebut” dan memberi tahu pelanggan yang terkena dampak.

Juru bicara Asosiasi Agen Perjalanan Inggris mengatakan wisatawan yang akan melakukan perjalanan ke Israel dalam waktu dekat harus mendiskusikan pilihan mereka dengan agen perjalanan atau operator tur mereka.

"Jika Anda bepergian dengan paket dan liburan Anda dibatalkan karena perubahan saran, Anda dapat menunda tanggal perjalanan, melakukan perjalanan ke tujuan alternatif, atau menerima pengembalian uang penuh,” terangnya.

"Jika Anda bepergian secara mandiri, Anda perlu mendiskusikan pilihan Anda dengan maskapai penerbangan dan penyedia akomodasi Anda,” lanjutnya.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement