Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Diramal Runtuh pada 2024, Perang Lawan Hamas Jadi Pembuka?

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2023 |18:56 WIB
Israel Diramal Runtuh pada 2024, Perang Lawan Hamas Jadi Pembuka?
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

SEORANG dukun atau peramal Lebanon dan pakar "ilmu energi" Dr. Mike Feghaly meramalkan keruntuhan Israel akan terjadi pada tahun ini atau 2024 mendatang. Ramalan itu disampaikan Feghaly dalam wawancara televisi pada Januari lalu, meralat prediksinya yang dia buat sebelumnya.

Sebelumnya, Feghaly meramalkan bahwa tahun 2024 adalah “batas maksimal” eksistensi dari Israel, mengatakan bahwa keruntuhan Negara Zionis itu berawal pada 2022.

“Mereka telah menggali kubur mereka (pada 2022). Pada 2023, mereka akan membuka pintunya, dan pada akhir 2023 atau pada 2024, mereka akan masuk ke dalamnya.” kata Feghaly sebagaimana dilansir Memri TV.

Feghaly menjelaskan bahwa pada 2022 “awal dari akhir” Israel dimulai dengan kedatangan pemerintahan baru dan ekstremis ini, yang menurutnya “menggali kubur mereka sendiri”.

“Ini adalah awal dari akhir Israel atau yang disebut entitas Setan Besar. Saya katakan bahwa ini akan menjadi awal dari akhir Israel. Pada tahun 2023..."

Lebih lanjut Feghaly mengatakan bahwa hal-hal yang menuju pada kejatuhan Israel itu sedang terjadi dan mengklaim tahun 2024 akan menjadi batas maksimal dari eksistensi Israel, meski kaum Yahudi sendiri menurutnya tetap akan eksis.

"Ini (tahun 2024) adalah batas maksimal keberadaan mereka di sini. Saya tidak mengatakan bahwa orang-orang Yahudi akan menghilang. Tidak. Yang saya katakan adalah bahwa entitas Zionis sedang menggali kuburnya sendiri," kata Feghaly.

Sejak 2022 Israel memang tengah mengalami sejumlah masalah, baik di dalam negeri seperti dari keretakan di pemerintahan dan demonstrasi massal selama berbulan-bulan, hingga masalah dengan luar negeri seperti ancaman dari Iran.

Terlebih lagi pemerintahan ultranasionalis Israel berulang kali memicu kemarahan dunia internasional dengan provokasi di Masjid Al Aqsa. Tindakan terakhir ini menjadi pemicu eskalasi kekerasan yang terjadi pada Sabtu, (7/10/2023) saat kelompok Hamas Palestina melancarkan serangan ke kota-kota Israel yang menewaskan ratusan warga dan melukai ribuan lainnya.

(Maruf El Rumi)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement