"Oleh karena itu, di dalam setiap tahapannya, dampingi, Bareskrim, Propam saya minta turun, sehingga setiap tahapan yang berjalan itu betul-betul profesional. Itu yang saya minta sehingga semuanya bisa dipertanggungjawabkan," sambungnya.
Pihaknya, kata Sigit, harus sangat berhati-hati dalam menangani setiap kasus yang ada, termasuk soal dugaan pemerasan tersebut. Meskipun saat ini penanganan dilakukan oleh Polda Metro Jaya, tetapi Mabes Polri turut memberikan asistensi yang dilakukan oleh Direktorat Korupsi Bareskrim polri.
Namun, Kapolri enggan menjawab ketika ditanyakan apakah pimpinan KPK yang diusut dugaan pemerasan adalah Ketua KPK Firli Bahuri. Ia hanya berpesan agar Polda Metro Jaya dan asistensi yang dilakukan Mabes Polri dapat dilakukan secara cermat.
"Ya itu sangat teknis, pesan saya dilaksanakan cermat, profesional, tidak arogan, kami membuka ruang agar ini bsia diawasi bisa disupervisi oleh KPK atau unsur eksternal lainnya. Yang jelas saya sudah perintahkan penanganan harus cermat, hati-hati, profesional karena ini dipertanggungjawabkan ke publik," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.