Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Sedih Warga Palestina yang Terus Diserang saat Kekerasan Meningkat di Tepi Barat

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 21 Oktober 2023 |16:28 WIB
Kisah Sedih Warga Palestina yang Terus Diserang saat Kekerasan Meningkat di Tepi Barat
Warga Palestina terus diserang saat kekerasan meningkat di Tepi Barat (Foto: Reuters)
A
A
A

Penduduk Palestina di Tepi Barat mengatakan bahwa meskipun perhatian dunia tertuju pada bencana yang terjadi di Gaza, pemukim Israel mengambil keuntungan dengan memasuki desa-desa dan mengusir, dan bahkan membunuh, warga sipil Palestina.

Menurut rekaman video atau kesaksian saksi mata dari penduduk desa, setidaknya dalam tiga kasus, para pemukim mengenakan seragam militer atau didampingi oleh militer Israel dalam serangan mereka.

Beberapa warga mengatakan kepada BBC, tiga pria pertama yang tewas di Qusra pergi membela sebuah keluarga di sebuah rumah di pinggiran desa, setelah pemukim mendekati rumah tersebut dan mulai melemparkan batu ke dalamnya.

Mereka mengatakan para pemukim kemudian melepaskan tembakan ke arah tetangga Palestina yang datang untuk membantu dan menewaskan tiga pemuda. Yakni Hasan Abu Sorour, 16, Obayda Abu Sorour, 17, dan Musab Abu Reda, 25. Kejadian ini melukai beberapa lainnya. Moath Odeh, berusia 21 tahun, kemudian terbunuh dalam bentrokan dengan tentara.

Di antara korban luka terdapat seorang ayah dan putrinya yang berusia enam tahun, yang tinggal di rumah tersebut, yang masing-masing ditembak di bagian wajah dan perut, menurut dua orang yang menerima korban tewas dan terluka di klinik medis terdekat.

Salah satu yang membantu di klinik tersebut adalah Amer Abu Sorour, sepupu korban lainnya. Amer harus menelepon Said Abu Sorour, ayah Obayda yang berusia 17 tahun.

“Saya bilang padanya, anak Anda terluka ringan,” kata Amer, dalam wawancara bersama Said di Qusra, pada Selasa (17/10/2023).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement