Kota ini sempat direbut pada tahun 2014 oleh kelompok separatis dukungan Rusia yang merebut sebagian besar wilayah timur Ukraina, namun direbut kembali oleh pasukan Ukraina yang membangun benteng kokoh.
“Kami memiliki benteng konkrit…di luar kota,” kata analis militer Pavel Norozhnyi kepada televisi nasional. “(Pasukan Rusia) membutuhkan artileri berat dan rudal anti-tank untuk menghancurkan setiap benteng.”
Institute for the Study of War, sebuah wadah pemikir Amerika, mengatakan pasukan Rusia “sedikit maju” di dekat Avdiivka.
(Rahman Asmardika)