JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan menyoroti kebakaran yang terjadi di TPA Rawa Kucing Tangerang. Menurut Yerry, kebakaran yang terjadi sejak Jumat, 20 Oktober 2023 lalu itu, diharapkan bisa segera terkendali.
"Sudah hampir lima hari. Tapi karena lagi musim kemarau panjang dengan suhu udara yang sangat panas, maka wajar pemadamannya juga sulit. Walaupun begitu, kita tetap optimistis Pemkot Tangerang akan segera dapat tanggulangi kebakaran ini," ujar Yerry kepada wartawan, Rabu (25/10/2023).
Yerry -- yang akan maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini --meminta dukungan penuh dari BNPB untuk membantu pemadaman kebakaran TPA dengan sesegera mungkin mengirimkan bantuan helikopter water bombing ke lokasi kebakaran.
"Karena semakin lama kebakarannya, semakin merusak dampaknya baik bagi masyarakat yang tinggal di sekitar TPA maupun bagi lingkungan. Tingkat polusi akan makin tinggi jika kebakaran tidak segera padam," papar Yerry.
Seperti diberitakan, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan proses pemadaman atas kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang terus dilakukan.
"Sekarang sih kondisinya dibantu water bombing tuh, dari BNPB udah lagi kerja, terus sama temen-temen dari KLHK sudah bekerja, ya mudah-mudah bisa maksimal (pemadaman) semuanya," ujar Arief ketika dihubungi, Senin 23 Oktober 2023.
Arief mengatakan, berdasarkan laporan pagi ini, hanya 30 persen wilayah terbakar yang belum padam. Dia juga berharap api segera bisa dipadamkan total.
Hari kelima terbakarnya TPA Rawa Kucing, kondisi di lokasi kejadian saat ini sudah terkendali pada Selasa 24 Oktobe 2023.
Berdasarkan data BPBD Kota Tangerang, kondisi terkini penanganan tinggal tersisa 20 persen dari sebelumnya 80 persen dengan total 34 hektare lahan TPA yang telah terbakar. Berdasarkan pantauan di lapangan, kepulan asap sudah mulai reda dan titik api sudah tidak terlihat pada siang ini.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan mengungkapkan di hari kelima ini penanganan dua jalur, yaitu darat dan udara masih dimaksimalkan. Jalur udara, masih dikerahkannya satu unit helikopter water bombing dengan fokus area pintu tiga.
"Sedangkan jalur darat ada tujuh tim yang disebar. Selain di pintu satu dan dua untuk pendinginan ulang, karena di sana memang sudah aman. Sisanya tim banyak disebar di pintu tiga, serta titik baru tim dipasang di area belakang melalui akses persawahan di UPT Multikultura DKP Kota Tangerang," ujar Maryono.
Ia pun menjelaskan ratusan personil diterjunkan untuk memadamkan api di lokasi yang bekerja aktif membagi waktu atau shift kerja. Ini merupakan petugas gabungan, mulai dari jajaran OPD Pemkot Tangerang, DKI Jakarta, Kota Tangsel, Provisi Banten, KLHK dan BNPB yang masih ada di lokasi.
"Hari kelima ini kita kian optimis. Progresnya terus terlihat, luasan terus berkurang, dan insyaAllah akan segera padam total. Seluruh petugas terus semangat, tak kenal lelah, dan pantang pulang sebelum padam," seru Maryono.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.