Keempat, lanjut Theo, yakni tembok rumah warga ambruk di Kelurahan Kedungwaringin, Kecamatan Tanah Sareal. Ambruknya tembok karena hujan deras disertai angin kencang di dan rembesan air selokan.
"Tembok Rumah ambruk di bagian kamar tidur," tambahnya.
Terakhir, yaitu atap rumah warga di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat ambruk. Hal itu disebabkan selain hujan dan angin kencang, pondasi kayu atap rumah juga telah rapuh.
"Atap rumah ambruk pada bagian kamar tidur dan ruang tamu. Untuk sementara pihak yang terdampak tinggal di rumah orang tuanya," tutupnya.
(Arief Setyadi )