Namun dia membayangkan kehidupan yang lebih baik mungkin bisa dicapai bagi mereka.
"Saya mempunyai impian untuk masing-masing anak saya. Ibrahim adalah siswa pertama di sekolahnya dan saya bermimpi melihatnya sebagai dokter suatu hari nanti. Amal sangat kreatif, dia suka menggambar. Dan dia sering menunjukkan gambarnya kepada saya, dan terkadang saya akan menggambar dengannya,” lanjutnya.
"Kinan sangat ceria - semua orang menyukainya. Dan dia selalu menjaga adik perempuannya. Dia selalu ada untuk melindungi Rosa, dan akan berkata, 'Jangan sentuh dia, dia bayiku!' Dan sekarang mereka semua sudah pergi,” ujarnya.
Khalil masih mencari jenazah adiknya di bawah reruntuhan. Dan dia harus menjaga istrinya di rumah sakit. Anak-anaknya sudah tiada.
Namun saat ia menunjukkan satu demi satu foto Ibrahim, Amal, Kenin dan Rosa, ada kesedihan sekaligus kelembutan di matanya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.