SEOUL - Seorang pria di Korea Selatan (Korsel) ditangkap karena melakukan serangan larut malam terhadap seorang wanita pekerja toko swalayan karena mengira dia adalah seorang feminis.
Rekaman CCTV menunjukkan pria berusia 20-an memasuki toko di tenggara kota Jinju setelah tengah malam dan meninju serta menendang wanita tersebut.
Dia juga menyerang pelanggan lain, berusia 50-an, yang mencoba melakukan intervensi.
Polisi mengatakan dia menyerang wanita tersebut karena dia berambut pendek, dan berasumsi dia adalah seorang feminis.
“Karena kamu berambut pendek, kamu pasti seorang feminis. Saya seorang chauvinis laki-laki, dan menurut saya feminis pantas untuk diserang,” terang pelaku, dikutip dari polisi.
Dia melanjutkan penyerangannya hingga dihentikan oleh polisi yang tiba di lokasi kejadian. Pihak berwenang mengatakan dia dalam keadaan mabuk, dan sebelumnya didiagnosis serta dirawat karena skizofrenia.
Di antara negara-negara maju secara ekonomi, Korea Selatan sering kali menduduki peringkat sebagai salah satu negara dengan jumlah pekerja perempuan terburuk, dengan kesetaraan gender yang buruk.
Perasaan anti-feminis juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir - khususnya di kalangan laki-laki muda yang merasa dirugikan oleh diskriminasi terbalik.