Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soroti Kasus Bullying Siswa SD hingga Kaki Diamputasi, DPR Dorong Bentuk Satgas Anti-Bullying

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Selasa, 07 November 2023 |10:51 WIB
Soroti Kasus <i>Bullying</i> Siswa SD hingga Kaki Diamputasi, DPR Dorong Bentuk Satgas Anti-<i>Bullying</i>
Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)
A
A
A

Sekedar informasi, kasus perundungan siswa di Bekasi terjadi saat korban, F hendak membeli makan ke kantin, namun tiba-tiba dijegal oleh teman satu sekolahnya. Usai tersungkur, korban malah mendapat perundungan lainnya.

Akibat perundungan pada Februari 2023 itu, kaki F mengalami cedera dan infeksi. Kondisi kaki F kemudian memburuk dan ia didiagnosa mengalami kanker tulang di mana hal tersebut diduga terjadi dipicu karena luka akibat bullying dari teman-temannya. Kaki F akhirnya diamputasi.

Ace pun menyayangkan kejadian perundungan yang dialami F. Ia menyebut masalah perundungan di Indonesia seperti fenomena gunung es yang belum juga ada titik perbaikan. Baginya, kejadian itu juga menambah catatan bahwa perundungan bisa berdampak fisik yang serius pada seorang anak.

"Kita harus memastikan bahwa korban mendapatkan keadilan sesuai hukum dan pihak sekolah menjadi pihak yang sangat bertanggung jawab agar tidak terjadi kejadian perundungan meskipun dengan maksud bercanda," tuturnya.

Selain itu, Ace menekankan pentingnya akses pelayanan medis dan rehabilitasi bagi korban perundungan. Menurutnya, kehilangan salah satu kaki adalah dampak fisik yang sangat serius, dan korban perlu mendapatkan perawatan yang tepat untuk pemulihan fisiknya.

"Selain perawatan fisik, pendampingan psikologis juga sangat penting. Trauma yang dialami F akan berdampak pada kesejahteraan mentalnya," tegas Ace.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement