Mahasiswa tersebut cukup kooperatif saat diminta memberikan keterangan. Bahkan, bersedia gawainya diperiksa untuk kepentingan pencarian bukti.
"Bahkan, ketika ditanya yang bersangkutan bersedia HP-nya diperiksa jika memang melakukan, tentu kalau ahli IT bisa mencari meskipun sudah dihapus. Tetapi kami belum bisa menyampaikan seperti apa kebenarannya. Karena yang bersangkutan juga merasa tidak pernah mengirimkan pesan tersebut,” katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.