Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Awak Pesawat TNI AU yang Jatuh Adalah Pejabat Utama di Lanud Abdulrahman Saleh

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 16 November 2023 |19:35 WIB
2 Awak Pesawat TNI AU yang Jatuh Adalah Pejabat Utama di Lanud Abdulrahman Saleh
Pesawat TNI AU jatuh di Pasuruan (Foto: Istimewa)
A
A
A
 

MALANG - Dua dari empat awak pesawat TNI AU yang jatuh di Pasuruan adalah pejabat utama di Lapangan Udara (Lanud) Abdulrahman Saleh Malang. Mereka menaiki dua pesawat berbeda yang kecelakaan tersebut.

Di mana untuk pesawat dengan nomor ekor TT-3111, kedua awak di dalamnya adalah Letkol Pnb Sandhra Gunawan (Frontseater) dan Kolonel Adm Widiono (Backseater). Sementara untuk pesawat bernomor eko TT-3103, dua awak di dalamnya yakni Mayor Pnb Yuda A. Seta (Frontseater) dan Kolonel Pnb Subhan (Backseater).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban atas nama Kolonel (pnb) Subhan merupakan Komandan Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh, sementara Kolonel.(Adm) Widiono Hadiwijaya menjabat sebagai Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Abdulrachman Saleh.

Kadispen AU Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati membenarkan bahwa dua awak yang menumpangi Super Tucano jatuh di Pasuruan merupakan pilot dari Skadron 21 Lanud Abdulrahman Saleh. Sedangkan dua orang lainnya yakni Letkol (Pnb) Sandhra Gunawan menjabat sebagai Komandan Skadron 21, dan Mayor (Pnb) Yuda A. Seta crew dari Skadron 21.

"Untuk pilot crew semua, di belakang ada satu bukan kru," ujar Agung dalam konferensi pers di Gedung Cakrawala Lanud Abdulrachman Saleh, Kamis (16/11/2023) sore.

Sedangkan untuk Letkol Sandhra Gunawan yang belum ditemukan merupakan komandan Skuadron 21 Pangkalan Lanud Abdulrahman Saleh. "Yang di belakang Kolonel Widiono adalah Kadispers, dan Mayor Yuda Seta di skadron juga (Skadron 21) dan Pak Subhan adalah Danwing 2," ungkapnya kembali.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement